Newest Post
// Posted by :Fiqry Firdhan P.P
// On :Senin, 26 Januari 2015
Asal mula munculnya internet :
1. ARPANET
Pada tahun 1957 Sebuah depertemen atau lembaga
yang bernama Dephan AS ( DoD singkatan dari Departement of Defense) membentuk
jaringan ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap
peluncuran Sputniknya Uni Sovyet. Jaringan ARPA bertugas untuk
mengembangkan serta meningkatkan
kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. Sebenarnya jaringan
ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang dimiliki
hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. Jaringan ARPA
menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja
dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang
dianggap menjanjikan bagi operasinya. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya
perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet
meluncurkan sputnik). DoD beringinan memiliki komando dan pengendalian jaringan
yang bisa mempertahankan diri apabila terjadi perang nuklir. Karena merasa
Jaringan telepon tradisional sudah dianggap tidak aman. Sehingga apabila satu
jalur saja hilang, kemungkinan hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua
komunikasi yang telah menggunakan jaringan atau juga bahkan yang hanya
menggunakan sebagian jaringan secara mendadak. Untuk mengatasi semua masalah
ini DoD mengubah arah risetnya. Internet, kemudian dikenal sebagai ARPANET,
dibawa online di tahun 1969 dengan kontrak oleh Badan Proyek Penelitian
Lanjutan berganti nama (ARPA) yang awalnya terhubung empat komputer utama di
universitas-universitas di AS barat daya (UCLA, Stanford Research Institute,
UCSB, dan University of Utah). Kontrak dilakukan oleh BBN of Cambridge, MA di
bawah Bob Kahn dan mereka pergi online pada bulan Desember 1969. Pada Juni
1970, MIT, Harvard, BBN, dan Sistem Development Corp (SDC) di Santa Monica,
Cal.
Perkembangan Internet pertama adalah penemuan
yang di anggap terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Jaringan
ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk
packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer. Packet
switching merupakan pengiriman pesan
yang bisa dipecah dalam bentuk menyerupai paket-paket kecil yang masing-masing
paketnya dapat melalui berbagai jalur alternatif , apa bila telah terjadi
salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet
switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk
melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur
khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer
nasional di Amerika Serikat pada 1968, packet switching digunakan secara
menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang
digunakan pada komunikasi dalam telepon publik.
Pada Desember 1968, Jaringan ARPA memberikan
kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk
membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung. Walaupun
masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil
diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul
yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki
berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host
yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan
ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam
tiga tahun pertamanya. Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang
masih prematur ini, Jaringan ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit
dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa
protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada
jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong
semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan
model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani
komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan
semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke Jaringan ARPANET.
Perkembangan Internet kedua adalah Peningkatan
serta pengembangan lapisan protokol jaringan yang paling sering digunakan
sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol).
Protokol merupakan suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan.
Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974.
Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal
yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan
raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan
menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan
internet. Dalam selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya
LAN, makin banyak yang dihubungkan ke jaringan ARPANET. Sejalan dengan
bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain
Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain
tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sehingga Sejak
itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk
menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan jaringan internet
ini.
Pada tahun 1983, jaringan ARPANET memiliki
jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses saat itu dan
mulai dikelola oleh pihak swasta. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang
disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini. Pada
tahun 1990, ARPA telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang
sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPA. Maka itu, ARPA menyerahkan manajemen
jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan Jaringan
ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah
memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET yang memiliki
gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet
riset lainnya.
2. NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National
Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian
lembaga-lembaga tertentu serta universitas. Namun hanya universitas yang
memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET.
Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah
jaringan maya, NSFNET. Sekitar pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan
backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat
superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan
Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka
untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset,
perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan
berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan
sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana
jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based
MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan
sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya. Seiring
dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat
memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi
komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF.
Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM
untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada
tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu
untuk membentuk ANSNET. Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan
perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college
(perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember
1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research
and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan
mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk
menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena
banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET
dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan
harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung. Untuk
mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi
dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat
operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator
tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington
D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin
menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus
menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat
bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West)
dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
3. INTERNET
Internet dirancang sebagian untuk menyediakan
jaringan komunikasi yang akan bekerja. Jika rute yang paling langsung tidak
tersedia, router akan mengarahkan lalu lintas di sekitar jaringan melalui rute
alternatif. Internet awal digunakan oleh ahli komputer, insinyur, ilmuwan, dan
pustakawan. Tidak ada yang bersahabat tentang hal itu. Tidak ada rumah atau
komputer kantor pribadi di hari-hari, dan siapa saja yang menggunakannya,
apakah komputer seorang profesional atau seorang insinyur atau ilmuwan atau
pustakawan, harus belajar untuk menggunakan sistem yang sangat kompleks.Pada
saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi
eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan
dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik. Setelah TCP/IP
dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah
jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan
pesatnya. Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan
jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut
Internet. Pengembangan dan Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan
pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000
komputer. Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para
akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW
(World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, non
akademisi ke jaringan.
Web browser yang sekaligus editor HTML pertama
ini diberi nama World Wide Web dan mulai didemonstrasikan pada bulan Desember
tahun yang sama. Tahun selanjutnya, namanya diubah menjai Nexus. Aplikasi ini,
ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah
fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah
digunakan. Karena kesederhanaan browser yang ada, Marc Andreesen, seorang
mahasiswa dan pegawai paruh waktu NCSA, membuat sebuah browser internet yang
user-friendly. Bersama Eric Bina, rekan kerjanya di NCSA, ia menciptakan web
browser bernama Mosaic pada bulan Agustus 1993. Kepintaran Mosaic ditunjukkan
pada Graphical User Interface (GUI) yang lebih bagus dibanding browser lainnya.
Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for
Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk
menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan
video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik
sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link
tersebut.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam
pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada
ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN
(jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi),
BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan
jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan
perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan
Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet
(Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan
manfaat Internet. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke
jaringan.
Pada Mei 1994, browser tersebut berubah nama
menjadi Netscape, salah satu browser populer yang saat ini masih eksis.
Kemampuannya bertambah karena dapat berjalan pada beberapa platform yang
berbeda (Microsoft Windows, Macintosh, dan XWindows). Sedangkan browser Internet
Explorer (IE) yang saat ini kedudukannya mulai tergeser oleh Firefox dari
Mozilla, baru dirilis untuk pertama kali pada tahun 1995 bersamaan dengan
diluncurkannya Windows 95 oleh Microsoft. Pada tahun itu, Microsoft sedang
disibukkan dengan proyeknya yang diberi kode “Chicago” dan proyek berkode
“O’Hare”. Semula proyek tersebut akan disatukan dalam sebuah produk. Namun pada
akhirnya, kedua produk tersebut dirilis secara terpisah. Proyek Chicago
kemudian menelorkan produk yang kita kenal dengan sistem operasi Windows 95.
Sementara O’Hare menelorkan Internet Explorer 1.0, yang kemudian dipasarkan
dalam bundle Microsoft Plus! For Windows 95. Bersamaan dengan munculnya web
browser pertama, maka pada tahun yang sama lahir juga situs pertama yang dibuat
oleh CERN dengan alamat http://nsox01.cern.ch/hypertext/www/theproject.html,
yang berjalan melalui web server nxoc.cern.ch. Sayang sekali, literatur
mengenai situs ini sangat minim karena pihak CERN tidak banyak mempublikasikan
informasi mengenai sejarah situs tersebut. Namun, catatan terakhir membuktikan
bahwa modifikasi terakhir situs ini tercatat pada tanggal 13 November 1990,
pukul 15:17:00 GMT.
Degan sejak itulah, mulailah bermunculan
situs-situs baru di internet. Perubahan situs ini mulai berlangsung sejak tahun
1993 dengan munculnya 600 situs, yang pada tahun 1994 jumlahnya bertambah
menjadi 10.000 situs. Pada tahun 1995, jumlah itu meningkat lagi menjadi
100.000 situs. Jumlah itu terus bertambah pada tahun 1997. Menurut catatan
Netcraft Ltd, jumlah situs web pada bulan November 2001 mencapai 36.458.394.
Jumlah tersebut terus bertambah seiring berjalannya waktu serta semakin
mudahnya membuat sebuah situs. Di Indonesia, jumlah situs internet mengalami
booming sekitar tahun 2000, ditandai dengan munculnya ratusan usaha dotcom
(www.rnw.nl/ranesi) Semula internet memang hanya difungsikan sebagai media
transportasi informasi di lingkungan pemerintahan AS dan dunia pendidikan. Kini
internet tidak hanya untuk menampilakn informasi bentuk teks, namun juga dapat
membaca dokumen, mengirim dan menerima pesan elektronik (e-mail), serta sebagai
media komunikasi massal melalui newsgroup dan mailing list, transfer dokumen,
online shopping, internet banking, real-time chatting, bahkan menonton siaran
langsung TV atau radio. Menurut statistik yang dikeluarkan nua.com, pada
September 2002, jumlah pengakses internet dunia telah mencapai 605,6 juta
orang. Sedangkan untuk wilayah Asia Pasifik, jumlahnya 187,24 juta orang.
E-mail ini sering disebut killer aplikasi
Internet. Namun, itu benar-benar mendahului Internet dan merupakan alat penting
dalam menciptakan itu. Email dimulai pada tahun 1965 sebagai cara untuk
beberapa pengguna dari komputer mainframe time-sharing untuk berkomunikasi.
Jaringan komputer ARPANET membuat kontribusi besar untuk evolusi e-mail. Ada
satu laporan [64] menunjukkan eksperimental antar-sistem e-mail transfer di
atasnya lama setelah penciptaan ARPANET itu. Pada tahun 1971 Ray Tomlinson
menciptakan apa yang menjadi Internet e-mail format alamat standar, menggunakan
tanda @ untuk nama pengguna yang terpisah dari nama host. Sejumlah protokol
dikembangkan untuk mengirimkan e-mail antara kelompok time-sharing komputer
melalui sistem transmisi alternatif, seperti UUCP dan IBM Vnet sistem e-mail.
E-mail bisa lewat cara ini antara sejumlah jaringan, termasuk ARPANET, BITNET
dan NSFNET, serta host terhubung langsung ke situs lain melalui UUCP. Lihat
sejarah protokol SMTP.
Search engine (komputasi)
Ada mesin pencari yang berusaha untuk mengatur
Internet. Yang pertama adalah Archie search engine dari McGill University di
tahun 1990, diikuti pada tahun 1991 oleh WAIS dan Gopher. Semua tiga dari
sistem-sistem mendahului penemuan World Wide Web tapi semua terus indeks Web
dan sisanya dari internet selama beberapa tahun setelah Web muncul. Masih ada
server Gopher tahun 2006, meskipun ada server web yang bagus lebih banyak.
Sebagai Web tumbuh, mesin pencari dan
direktori Web tersebut dhbuat untuk melacak halaman di Web dan memungkinkan
orang untuk menemukan hal-hal. Penuh-teks pertama Web mesin pencari adalah
WebCrawler pada tahun 1994. Sebelum WebCrawler, hanya judul halaman web yang
dicari. Mesin pencari lain awal, Lycos, diciptakan pada tahun 1993 sebagai
sebuah proyek universitas, dan adalah yang pertama untuk mencapai keberhasilan
komersial. Selama akhir 1990-an, baik Web direktori dan mesin pencari web yang
populer-Yahoo! (Didirikan 1994) dan Altavista (didirikan 1995) adalah pemimpin
industri masing-masing. Pada bulan Agustus 2001, model direktori telah mulai memberikan
cara untuk mesin pencari, pelacakan munculnya Google (didirikan 1998), yang
telah mengembangkan pendekatan baru untuk peringkat relevansi. Direktori fitur,
sementara masih umum tersedia, menjadi setelah-pemikiran ke mesin pencari.
Tahun 2006, peringkat mesin pencari yang lebih
canggih daripada sebelumnya, sehingga
industri telah mengembangkan ("pengoptimalan mesin pencari", atau
"SEO") untuk membantu web developer meningkatkan peringkat pencarian
mereka, dan seluruh tubuh hukum kasus telah mengembangkan sekitar hal-hal yang
mempengaruhi peringkat mesin pencari.
Pada tanggal 3 Juni 2009, Microsoft
meluncurkan mesin pencari baru, Bing. Pada bulan berikutnya Microsoft dan Yahoo
mengumumkan perjanjian di mana Bing akan menjadi kekuatan Yahoo.
Mobile Web(Ponsel dan Internet)
Ponsel pertama dengan konektivitas internet
adalah Nokia 9000 Communicator, diluncurkan di Finlandia pada tahun 1996.
Kelangsungan hidup layanan akses internet pada ponsel dibatasi sampai harga
turun dari model dan penyedia jaringan mulai mengembangkan sistem dan layanan
mudah diakses pada ponsel. NTT DoCoMo di Jepang meluncurkan layanan Internet
mobile pertama, i-mode, pada tahun 1999 dan ini dianggap sebagai kelahiran
layanan Internet ponsel. Pada tahun 2001 sistem email ponsel oleh Research in
Motion untuk produk BlackBerry mereka diluncurkan di Amerika. Untuk membuat
penggunaan yang efisien dari layar kecil dan keypad kecil dan operasi satu
tangan khas ponsel, sebuah dokumen tertentu dan model jaringan telah dibuat
untuk perangkat mobile, Wireless Application Protocol (WAP). Kebanyakan layanan
perangkat mobile internet beroperasi menggunakan WAP. Pertumbuhan layanan
ponsel awalnya merupakan fenomena terutama Asia dengan Jepang, Korea Selatan
dan Taiwan semua segera menemukan sebagian besar pengguna Internet mengakses
sumber daya mereka melalui telepon dan bukan oleh PC. Negara-negara berkembang
diikuti, dengan India, Afrika Selatan , Kenya, Filipina, dan Pakistan semua
melaporkan bahwa mayoritas pengguna internet dalam negeri mereka diakses dari
ponsel daripada PC. Penggunaan Eropa dan Amerika Utara Internet dipengaruhi
oleh basis diinstal besar komputer pribadi, dan pertumbuhan akses internet
ponsel lebih bertahap, tetapi telah mencapai tingkat penetrasi nasional sebesar
20-30% di kebanyakan negara Barat. cross-over terjadi pada tahun 2008, ketika
perangkat internet yang mengakses adalah ponsel dari komputer pribadi. Di
banyak bagian dunia berkembang, rasionya adalah sebanyak 10 pengguna ponsel
untuk satu pengguna PC
Untuk Negara Indonesia sendiri, masih menurut
nua.com, tercatat 4,4 juta orang pengakses internet pada bulan Januari 2002,
atau sekitar 2% dari jumlah penduduk Indonesia. Jumlah ini tidak dapat
dikatakan sedikit, namun juga tidak dapat dikatakan banyak apabila dikaitkan
dengan jumlah seluruh penduduk Indonesia. Pertumbuhan yang cepat ini terus
berlangsung dengan pesat sampai sekarang.
Daftar Kejadian Penting Dalam Perkembangan Internet :
1957 :
Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana
luar angkasa, Sputnik.
1958 :
Sebagai buntut dari "kekalahan"
Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan
di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects
Agency(ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu
pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah
teknologi komputer.
1962 :
J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan
mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara
satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu
menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND
Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi),
yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an :
Teori
mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an :
ARPA
mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of
Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat
dihubungkan hingga tahun 1969, yakniStanford Research Institute, University of
California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, danUniversity
of Utah.
1965 :
Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh
Ted Nelson.
1968 :
Jaringan Tymnet dibuat.
1971 :
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23
buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik
pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 :
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan
International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi
jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer,
termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini
adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
1972-1974 :
Beberapa layanan basis data komersial seperti
Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya,
mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 :
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun
ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di
luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal
Radar Establishment di Norwegia.
1974 :
Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan
spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel
"A Protocol for Packet Network Interconnection".
1974 :
Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor
untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut
sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 :
Sudah ada 111 buah komputer yang telah
terhubung ke ARPANET.
1978 :
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni
Transmission Control Protocol dan Internet Protocol(TCP/IP).
1979 :
Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom
Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan
University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet
pun meningkat secara drastis. Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin
McKenzie.
Awal 1980-an :
Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi
bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki
anggota hingga 213 host yang
terhubung.
Layanan BITNET (Because It's Time Network)
dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File
Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun
pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari
Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan
dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan
layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa
harus mengakses ARPANET.
1982 :
Istilah "Internet" pertama kali
digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan
tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar
dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju
host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke
Internet.
1986 :
Diperkenalkan sistem nama domain, yang
sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan
sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.
Kejadian penting lainnya
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan
program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail
ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon
"@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at”
atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar
Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan
komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan
Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan
Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal
bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di
Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret
1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and
Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer
yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979,
Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang
diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan
meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil
berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari
semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua
jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk transmisson contol protokol atau TCP dan
Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul
jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa
jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia.
Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang
ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita
kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan
jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer
yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan
sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah
komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun.
Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990
adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program
editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer
yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www,
atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk
jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul
istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi
3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail
muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama yahoo!
didirikan, yang juga sekaligus kelahiran netscape navigator. Sumber :
Sejarah Perkembangan Internet Dari Awal Sampai Sekarang
- Back to Home »
- ICT , Internet , Sejarah »
- Perkembangan Internet Dari Awal Hingga Sekarang
